10 Cara yang Harus Anda Ketahui untuk Menghindari Gumoh Pada Bayi

Pada tiga bln. pertama kehidupannya, 50 % bayi sering alami gumoh, yakni saat isi perut naik serta keluar lewat kerongkongan. Apabila bayi Anda terlihat nyaman, makan dengan baik, serta alami kenaikan berat tubuh, jadi Anda tidaklah perlu cemas pada gumoh.

10 Cara yang Harus Anda Ketahui untuk Menghindari Gumoh Pada Bayi

Jadi orang-tua, kita mesti selalu bersiaga dengan beberapa keadaan yang di rasa bisa mengganggu kesehatan bayi. Kita juga mesti bisa lihat apa yang tengah berlangsung pada dianya, termasuk juga bila dia gumoh dengan mendadak. Untuk menindaklanjuti gumoh pada bayi, kita mesti pelajari pemicunya dahulu.

Gumoh pada bayi berlangsung karna sebagian penyebabnya. Pertama, karna bayi suka makan. Perut yang sangat penuh bisa menyebabkan beberapa makanan yang berada di dalamnya keluar kembali pada kerongkongan. Ke-2, saat makan atau minum susu, udara turut masuk. Saat udara kembali keluar, terdapat banyak makanan atau cairan yang turut keluar.

Gumoh pada bayi dapat juga berlangsung saat bayi alami keadaan refluks. Ada satu cincin otot yang menghubungkan perut dengan kerongkongan, yang mana pada bayi belum juga seutuhnya berkembang. Oleh karenanya, otot ini belum juga prima dalam mengontrol makanan yang masuk serta keluar.

Pada keadaan refluks, makanan atau susu yang dikonsumsi juga akan masuk melalui belakang tenggorokan, lantas ke kerongkongan serta turun ke lambung. Cincin otot barusan bisa buka serta membiarkan makanan atau susu masuk ke perut. Saat mengatup, cincin otot yang belum juga prima ini mungkin tidak tutup dengan kencang. Jadi selanjutnya, makanan atau susu bisa kembali pada kerongkongan.

Meski begitu, Anda tidaklah perlu cemas. Anda bisa menghindar terjadinya gumoh pada bayi. Ada cara-cara gampang untuk hindari bayi dari gumoh, yakni :

  1. Saat Anda tengah memberikannya makan, upayakan tempat badan bayi dalam kondisi tegak dengan cara gunakan sanggahan seperti bantal tangan olus pillow dibagian belakang kepalanya agar posisi kepalanya lebih tinggi dari pada bagian perutnya. Janganlah dibiarkan dia dalam tempat menunduk terlebih telungkup.
  2. Upayakan bayi bersendawa supaya udara yang telanjur masuk bisa keluar. Mengupayakan bersendawa ini dapat lewat cara ambil jeda di dalam saat minum susu. Dapat pula sesudah usai minum susu.
  3. Ketika mengupayakan sendawa, sandarkan badan bayi ke bahu Anda supaya tempatnya tegak, namun jangan pernah perutnya tertekan oleh bahu Anda.
  4. Ketika menyusui, upayakan ada di ruang tertutup yang tenang serta bebas dari masalah apa pun, supaya bayi tidak cemas. Bayi yang menyusu dalam kondisi cemas juga akan relatif menelan udara bersamaan dengan susu yang masuk.
  5. Bila bayi minum susu memakai botol serta dot, cermati lubang pada dot. Lubang janganlah sangat besar supaya bayi tidak tersedak karna aliran susu sangat cepat serta janganlah sangat kecil supaya tidak susah menghisap susu serta jadi menghisap udara.
  6. Saat bayi usai makan, tempatkan badannya tetaplah tegak sepanjang 1/2 jam atau lebih untuk buat makanan atau susu yang baru dikonsumsi tetaplah ada dibawah. Bila bayi mesti berbaring, tempatkan sebagian bantal untuk menyokong badannya hingga tubuhnya tetaplah tegak.
  7. Jauhi berikan makan atau susu sangat banyak. Hentikan pemberian makan atau minum saat bayi telah tampak tenang serta nyaman.
  8. Jauhi menggunakankan celana atau popok yang sangat ketat supaya sisi perut bayi tidak tertekan.
  9. Jauhi membawa bayi melancong memakai mobil, terlebih pas sesudah makan atau minum susu. Tempat bayi berbaring di kursi juga akan buat perut bayi alami tekanan.
  10. Terkadang gumoh pada bayi berlangsung karna suatu hal yang ibu mengkonsumsi hingga bisa punya pengaruh pada rasa atau kandungan ASI. Berkonsultasilah pada dokter untuk ketahui pemicunya dengan tentu.

Gumoh pada bayi memanglah lumrah berlangsung, namun sering buat Anda cemas. Saat ini, Anda sudah mengetahui langkah menghindarnya, hingga bisa mengupayakan supaya gumoh ini tidak berlangsung pada bayi Anda.